Selasa, 22 November 2011

PUISI


LUMBUNG PADI USANG
Dari ceruk lumbung padi
Yang usang itu
Perik bocah – bocah desa kini tergerus
Deru silinder – silinder pemecah zaman
Tubuh remaja mereka menjelma beton kota
Yang kokoh dan angkuh
Tak pernah mengerti bagaimana cara
Menekuri tanah
Tempat mereka lahir
Dari rahim padi yang hampir buruk
Di atas mimbar kebebasan
Kini mereka memekikkan tuntunan
Penuh teori, mengatasnamakan kesejahteraan
 Dan dalil – dalil kehidupan
Sementara dibalik wajah ambisius
Mereka bergelung, bergelut dalam organisasi luar lacur
Timbunan harta jadi sesembahan
Konsumerisme, hedonisme, dan pelacuran
Adalah pemujaan mereka
Adakah  mereka yang tidak mendengar?
Atau sengaja menulikan telinga dari jeritan – jeritan
Kemurkaan alam
Dalam lumbung padi usang itu ?

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review