Selasa, 22 November 2011

My Camp

Bangun Fasilitas Besar-besaran

Menjadi satu kebanggaan tersendiri jika kampus kita tercinta, STAIN PEKALONGAN dapat bersaing dengan universitas-universitas lain. Paling tidak dapat bersaing dengan universitas yang ada di karisidenan Pekalongan. Salah satu faktor yang menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru selain dalam segi mutu jurusan yang ditawarkan yaitu segi bangunan dan infrastrukturnya. Pembangunan inilah yang selalu diupayakan oleh petinggi-petinggi STAIN untuk memajukan kualitas kampus.
Sekarang ini, terlihat jelas yang sedang terjadi di kampus kita, yakni pembangunan. Bisa dikatakan sebagai pembangunan yang besar-besaran. Baik yang ada di kampus I maupun di kampus II.
Beberapa bentuk pembangunan yang sedang dalam proses realisasi di antaranya pembuatan gapuro di depan pintu masuk kampus satu, peninggian pagar serta peninggian lantai-lantai di ruang kelas. Halaman pun tidak luput dari sentuhan-sentuhan para pekerja. Dengan maksud mengantisipasi terjadinya banjir,  upaya peninggian halaman dengan kurang lebih 30 cm ini masih dalam proses dan ditarget selesai tahun ini.
Sedangkan pembangunan yang berlokasi di kampus II STAIN, nampaknya belum cukup dengan berdirinya gedung F dan gedung G saja, sekarang STAIN Pekalongan sedang dalam proses lagi membangunan gase house yang diperuntukkan untuk dosen yang berasal dari luar kota sebagai tampat persinggahan. Selain itu STAIN juga membangun gedung pasca sarjana lengkap dengan fasilitasnya dengan menargetkan semuanya selesai pada tahun 2012. Tidak lupa parkiran mobil pun sedang dipersiapkan guna kenyamanan bagi dosen.
Sempat ada keluhan dari beberapa pihak, baik mahasiswa maupun dosen  perihal akses jalan menuju kampus II. Pasalnya jalan tersebut merupakan lokasi yang rawan terhadap banjir.
Menanggapi hal tersebut, Pembantu Ketua (PK)II  STAIN Pekalongan, Zainal Muztakim, M.Ag. mengatakan permasalahan ini akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah (PEMDA) kota Pekalongan agar bisa bekerjasama dalam memperbaiki jalan tersebut. “Karena bagaimanapun juga jalan adalah infrastruktur umum yang berada dibawah tanggung jawab PEMDA,” jelas Zainal Mustakim.
Kenapa Harus Tarbiyah?
Selain itu, dengan adanya kampus II maka terjadilah pemindahan domisili  kegiatan perkuliahan mahasiswa Tarbiyah dari kampus I ke kampus II. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan bagi mahasiswa Tarbiyah baik PAI maupun PBA. Kenapa harus Tarbiyah?
Menurutnya, dengan adanya pemindahan tersebut bukan berarti mahasiswa Tarbiyah dianak tirikan. Hal ini tidak lain merupakan kebijakan dari pihak STAIN. “Pasalnya apabila yang dipindah mahasiswa Syari’ah dan ushuluddin maka akan membutuhkan pembangunan ruang lagi untuk dosen. Jika seperti itu maka bisa mengakibatkan banyak ruang kelas yang tidak difungsikan,” jelas Zainal M. “Jadi, dipindahkannya mahsiswa tarbiyah ke kampus II merupakan keputusan yang paling tepat,” lanjutnya.
Dengan adanya pembangunan dari segi infrastruktur di STAIN Pekalongan ini yang bisa dikatakan besar-besaran, merupakan wujud nyata begitu besar usaha rektorat STAIN PEKALONGAN demi memajukan kampusnya. Dengan begitu, selain bisa merasakan kenyamanan diharapkan seluruh mahasiswa juga bisa ikut berpartisipasi dalam menjaga fasilitas yang ada di kampus. Selain itu, dengan meningkatnya fasilitas-fasilitas tersebut, semoga berbanding lurus dengan semangat mahasiswa dalam belajar sehingga potensi diri dan juga skill mahasiswa bisa meningkat signifikan. Dan bisa meluluskan wisudawan-wisudawan yang berkualitas serta bisa diandalkan di tengah masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review